Shalsa Nabila

Pengagum kata-kata dan pemimpi sepenuhnya.

Friday, 3 February 2012

Opini: Tentang Shalat

Sebagai muslim yang malas tentu saya pernah bertanya-tanya kenapa shalat harus lima kali sehari, kenapa nggak cuma sekali aja?

Beberapa minggu yang lalu, saya rasa saya tahu jawabannya. 

Saat itu pelajaran agama Islam oleh Pak Zul. Topiknya menarik (tapi saya lupa apa) dan saya merasa sangat tergugah. Benar-benar tergugah. Tergugah karena Islam, karena Allah. 
Tiba-tiba saya sadar, perasaan tergugah seperti ini nggak akan bertahan lama-lama. Sama seperti training ESQ atau segala macam acara motivasi, perasaan tergugah, perasaan ingin berubah, ataupun perasaan semangat biasanya tidak akan bertahan lama. Lama-kelamaan orang akan lupa dengan semua materinya, dengan perasaan tergugahnya... lalu tenggelam dalam kesibukan dan masalah-masalah.

Lalu, bagaimana caranya agar selalu ingat di setiap waktu, setiap saat?

Saya rasa, shalat  adalah jawabannya.
Shalat itu mengingat Allah. Dan Allah adalah segalanya bagi manusia bukan?

Kesimpulannya, sama persis dengan sebuah ayat yang saya pernah dengar, 
"Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan munkar"

Mungkin hal ini sebenarnya sederhana sekali ya. Tapi ketika baru pertama kali menyadari hal ini, rasanya sesuatu banget lah, haha.

0 Kommentarer:

Post a Comment