Shalsa Nabila

Pengagum kata-kata dan pemimpi sepenuhnya.

Friday, 9 December 2011

Bukan Pasar Malam

Sebuah novel tipis yang tidak sederhana persembahan Pramoedya Ananta Toer. Kisahnya seputar tokoh Aku, seorang anak sulung yang pulang kampung karena mendengar ayahnya sakit TBC. Di kampungnya inilah semua cerita bergulir. Roman ini mengritik kekerdilan si Aku dan juga menunjuk muka para pembesar negara yang hanya sibuk memperkaya diri sendiri.

Novel ini mengingatkanku banyak tentang kematian dan aku cukup takut.

Setelah aku menyelesaikan dan menutup buku ini, aku keluar kamar dan turun ke bawah untuk mengambil minum. Saat aku baru mau mengambli minum, ayahku membuka pintu depan dan mengabarkan bahwa salah seorang tetanggaku meninggal dunia.

Hmm,

Dan hidup ini bukan seperti pasar malam, berduyun-duyun datang dan berduyun-duyun pulang. Di dunia ini, seorang-seorang dari kita lahir dan seorang-seorang lagi kembali. 
Pramoedya Ananta Toer, 
Bukan Pasar Malam